DILARANG UNTUK DILEMA



          Sore yang indah merenungi hidup yang kacau. Bukan lebih ke kacau,tapi baru mulai menata. Omongan dari kanan-ke kiri dan begitupun sebaliknya membuat bentukan sendiri. Enak tapi yang berlebihan itu tidak enak. Menjadi mubazir. Sembari menikmati suasana mahal untuk duniawi. Menikmati keramik dari rumah seharga 3 miliar. Terpaan Air Conditioner yang membuat ku bosan dan lebih memilih di lantai 2 bagian depan. Lagi lagi sembari menikmati pemandangan rumah miliaran lainnya dan mobil mobil mewah. Dokter kandungan,dokter spesialis penyakit dalam,pengusaha furniture, dan tidak ada yang dari latar belakang PNS (Pegawai Negeri Sipil). Sungguh kejam komplek perumahan ini. Kejam yang menyenangkan hati  yang dapat membeli rumah disana. Suasananya sungguh kondusif. Tidak ada sampah berserakan, tidak ada kebisingan seperti di Jakarta, tidak ada orang yang sok jago pada nongkrong di pinggir jalan, tidak ada yang ada di perkampungan. Sunguh sore yang indah menikmati sejenak menjadi orang-orangan yang sok kaya. Berlapis keramik marmer yang per bijinya lebih dari 100 ribu.

                Sebenarnya saya lagi bingung mau menulis apa untuk esai sastra dunia. Membahas tentang prediksi,bagaimana karya sasra pada ahun 2020 an? Kalau disini saya posisinya sebagai pembeli nasi goreng,saya bisa melakukan hal ini :

Saya                       : "Bang, nasi goreng ya,satu,dibungkus aja”"
Abangnya              :  “Siap mas, pedes ga?”
Saya                       : “Loh,mana saya tau,dibikinin juga belum kok!”

                Asik ya kalau saya bisa melakukan hal yang sama pada esai Sastra Dunia ini. “Loh mana saya tau,kan sekarang baru 2016 yang akan berakhir dan menuju 2017,masih ada 3 tahun lagi bro!!” . Hehehe,sana kamu jadi pembeli nasi goreng terus biar bisa jawab begitu.  

                Maafin saya ya, gabut saya. Bukan gabut sih sebenarnya. Cuma bingung mau menuliskan apaan. Kalau saya suruh nulis tentang bagaimana kejadian hp saya bisa hilang,saya bisa dengan cepat menuliskannya. Tapi,bila menulis tentang prediksi yang akan terjadi pada tahun 2020, saya buuh banyak kopi dan semacamnya untuk menuliskan sepanjang 10 halaman dengan jarak spasi 1 paragraf dan ukuran font 12. Sungguh terrrrlllallluuuu.

Komentar

Postingan Populer